To Top

Detail Article

Pentingnya Menjaga Kelembaban Kulit Kaki Untuk Cegah Luka Diabet

Pentingnya Menjaga Kelembaban Kulit Kaki Untuk Cegah Luka Diabet

Diabetes dapat menyerang setiap bagian tubuh, termasuk kulit. Kulit adalah organ terbesar di tubuh manusia. Banyak penderita diabetes yang mengalami masalah pada kulit. Untungnya, sebagian besar masalah pada kulit dapat dicegah dengan mudah jika diketahui lebih awal. Beberapa dari masalah ini bisa dialami siapa pun, namun penderita diabetes lebih rentan. Kulit yang sehat melindungi organ yang lain, membantu mengatur suhu, dan menjauhkan kuman dari tubuh. Sekitar 33% dari penderita diabetes dapat memiliki kelainan kulit yang berhubungan dengan diabetes. Dengan perawatan dan perawatan yang tepat, sebagian besar masalah pada kulit dapat dicegah dan diobati. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan kulit bagi penderita diabetes.

 

1. Kontrol gula darah 

Kontrol gula darah adalah kunci untuk mencegah komplikasi kulit. Kadar gula darah tinggi berkaitan dengan kulit kering dan penurunan kemampuan melawan bakteri. Kedua hal ini meningkatkan risiko infeksi. Tes gula darah secara teratur untuk mengetahuinya.

2. Jaga Kelembapan

Kulit kering dan gatal dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan rentan terhadap infeksi. Kulit kering biasa terjadi pada musim dingin. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh neuropati, yang menyebabkan kulit kehilangan kelembapan saat saraf di tungkai dan kaki tidak menerima pesan yang tepat dari otak untuk mengeluarkan keringat. Melembabkan secara teratur dapat mencegah kulit pecah-pecah dan kering. Bicarakan dengan dokter atau apoteker tentang produk pelembab seperti sabun mandi dan losion yang mungkin cocok untuk anda.

3. Hindari mandi dengan air panas

Keamanan suhu air adalah hal penting yang harus diperhatikan, terutama jika menderita neuropati dan tidak dapat merasakan panasnya air. Air panas tidak hanya dapat membakar kulit, tetapi juga dapat memperparah kulit kering. Meskipun melembapkan dan membersihkan kulit itu penting, penting juga untuk menjaga kulit tetap kering setelah dicuci, terutama di area seperti ketiak, selangkangan, dan sela-sela jari kaki. Menggunakan bedak untuk menjaga kulit tetap kering akan membantu mencegah iritasi dan infeksi atau pertumbuhan jamur.

4. Atasi segera kulit pecah-pecah

Jika mengalami luka pada kulit, sekecil apa pun, penting untuk segera merawatnya. American Diabetes Association merekomendasikan untuk mencuci luka kecil dengan sabun dan air dan menutupinya dengan kain kasa steril. Periksa dengan dokter Anda untuk menentukan apakah menggunakan krim atau salep antibiotik tidak apa-apa, dan segera temui dokter Anda untuk luka yang lebih besar (seperti luka, infeksi, dan luka bakar).

5. Periksa kaki setiap hari

Memeriksa kulit kaki setiap hari untuk mengetahui adanya luka dan luka sangat penting. Orang dengan diabetes sering mengalami masalah kaki, terutama jika neuropati. Neuropati menyebabkan hilangnya rasa di kaki, yang berarti cedera mungkin terjadi tanpa disadari. Itulah mengapa penting untuk memeriksa kaki untuk menemukan hal-hal seperti kulit kering, kulit pecah-pecah, kapalan, lecet, dan bisul. Bicaralah dengan dokter tentang pertanyaan atau kekhawatiran mengenai perubahan, cidera, atau tanda-tanda infeksi yang ditemukan. (Ayub Zen)

 

Kirsner, R. S., Yosipovitch, G., Hu, S., Andriessen, A., Hanft, J. R., Kim, P. J., Lavery, L., Meneghini, L., & Ruotsi, L. C. (2019). Diabetic Skin Changes Can Benefit from Moisturizer and Cleanser Use: A Review. In Journal of drugs in dermatology?: JDD.

Skin Complications. (n.d.). Retrieved December 04, 2020, from https://www.diabetes.org/diabetes/complications/skin-complications

Digital Health Class Batch 1 Alumni : Ayub Zen

 

 

 

Hubungi Kami

Niko Azhari Hidayat

Executive Director

Tel: +62-81332355540

Klinik Vaskular RS Universitas Airlangga, Surabaya, East Java, Indonesia

kakidiabetindonesia@gmail.com

Full Name
Main Email
Other Email
Phone
Phone
Berapa kadar Gula darah terakhir
Message
""